SALAM PRAMUKA!
Pada tanggal 30 – 31 Januari 2026, SD Katolik Santa Clara menyelenggarakan kegiatan tahunan PERSARI dan PERJUSA yang berlangsung dengan penuh semangat, kebersamaan, dan sukacita. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi: sesi pertama (PERSARI) pada hari Jumat, 30 Januari 2026 untuk Pramuka Siaga (kelas 1–4), serta sesi kedua (PERJUSA) pada hari Jumat siang hingga Sabtu siang, 30 – 31 Januari 2026 untuk Pramuka Penggalang (kelas 5). Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membentuk karakter siswa yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama dan lingkungan.

Keceriaan Pramuka Siaga dalam PERSARI Kegiatan PERSARI dibuka dengan upacara yang tertib dan khidmat. Dalam upacara tersebut, dilakukan penyematan hasduk kepada dua perwakilan Pramuka Siaga, yaitu Ananda Kaka (4C) dan Ananda Hanna (4C), oleh Ketua Komite SD Katolik Santa Clara, Bapak Doddy Ariwibowo.
Usai upacara, Pramuka Siaga melanjutkan kegiatan dengan bermain bersama Yanda dan Bunda. Suasana penuh keceriaan tampak saat para siswa mengikuti berbagai permainan yang membangun kebersamaan, keberanian, dan rasa percaya diri, sesuai dengan prinsip utama Pramuka Siaga: belajar sambil bermain. Selanjutnya, mereka mengikuti kegiatan art and craft bertema “Api Unggun dan Obor”. Melalui aktivitas kreatif ini, siswa mampu mengekspresikan imajinasi sekaligus memahami makna simbolis api unggun sebagai lambang semangat, persatuan, dan cahaya yang menerangi.
Kegiatan PERSARI ditutup dengan pesan dari Bunda Pembina agar anak-anak Siaga terus semangat berkarya, menjaga lingkungan, dan patuh kepada orang tua. Wajah-wajah gembira sekaligus penasaran tampak saat mereka melihat kakak kelas 5 mulai berdatangan dengan atribut lengkap dan tas besar. “Aku mau ikut PERJUSA!” celetuk salah satu siswa kelas 1 saat berpamitan pulang.

Semangat Laudato Si dalam PERJUSA Kegiatan PERJUSA juga diawali dengan upacara pembukaan dan penyematan hasduk kepada perwakilan Pramuka Penggalang, yaitu Ananda Jonathan (5A) dan Ananda Retha (5A). PERJUSA kali ini secara khusus mengangkat semangat Laudato Si, yang mengajak kita untuk merawat bumi sebagai rumah bersama. Nilai ini diintegrasikan dalam setiap aktivitas agar siswa semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan hidup sejak dini. Para pembina memberikan pengarahan mengenai langkah nyata pelestarian alam, seperti memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik, serta menghemat air dan listrik.
Sebagai bentuk pembelajaran yang edukatif, siswa mengikuti permainan “Memilah Sampah”. Dalam permainan ini, siswa berlomba mengambil gambar berbagai jenis sampah dan memasukkannya ke kotak yang sesuai (organik atau anorganik). Aktivitas ini melatih ketepatan, kecepatan, dan kerja sama tim sambil menanamkan kebiasaan peduli lingkungan melalui tindakan kecil sehari-hari.
Pada malam hari, suasana semakin hangat dengan kegiatan api unggun. Setiap kelompok menampilkan yel-yel bertema cinta lingkungan serta pertunjukan seni yang kreatif. Selain itu, diadakan rekreasi malam untuk menguji fisik, mental, serta kekompakan tim. Melalui tantangan ini, siswa belajar untuk saling mendukung dan menjaga solidaritas kelompok.

Aksi Nyata dan Kreativitas di Hari Kedua Pada hari kedua, para peserta melakukan kerja bakti di El-Paraiso, area bercocok tanam di lantai 5 sekolah. Di sana, siswa menyiram tanaman, merapikan pot, dan membersihkan kebun. Mereka dilatih untuk merawat tumbuhan dengan penuh tanggung jawab sebagai wujud nyata menjaga kehidupan.
Sebagai penutup, siswa kelas 5 membuat maket bertema camping menggunakan bahan bekas. Kardus, botol plastik, dan kertas bekas disulap menjadi miniatur perkemahan yang kreatif. Kegiatan ini menjadi simbol bahwa semangat cinta alam dapat diwujudkan melalui tindakan konkret dengan memanfaatkan kembali barang yang sudah tidak terpakai.
Melalui rangkaian kegiatan ini, siswa SD Katolik Santa Clara dibentuk menjadi pribadi yang tangguh, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan. Semangat Laudato Si yang dihidupi menjadi pengingat bahwa bumi adalah rumah bersama yang harus kita jaga. Dengan hati yang gembira, Pramuka Santa Clara terus melangkah untuk menjadi generasi yang siap merawat alam dan membawa terang bagi sesama.
Lux Est Vita!
(Desiana Fidyanti S)




