English Club SD Katolik Santa Clara “Kreatif Berkreasi dan Percaya Diri Dalam Berbahasa Inggris”

  • Home
  • Kegiatan
  • English Club SD Katolik Santa Clara “Kreatif Berkreasi dan Percaya Diri Dalam Berbahasa Inggris”

The Queen stood proudly in front of the mirror. “Mirror Mirror on the wall, who is the fairest one of all?”

“You, my Queen, are fair; it is true. But Snow White is far more beautiful than you.”

The Queen’s face darkened with jealousy.

“Snow White? No… that cannot be! If she is more beautiful than I am, then she must disappear! hahahahahahahahahahaha…..”. She walked back and forth angrily and whispered,

“I will make a poisoned apple. Bright red and sweet. One bite, and Snow White will fall into a deep sleep… forever! Hahahahahahaha….”

Penggalan dialog dari kisah Snow White tersebut dibuat oleh peserta didik kelas III dan IV dalam kegiatan ekstrakurikuler English Club SD Katolik Santa Clara pada bulan Januari. Kali ini, para peserta didik diajak untuk mendalami berbagai cerita dongeng klasik (fairy tales) dan menghidupkannya kembali dalam bentuk drama berbahasa Inggris. Selama tiga kali pertemuan, peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menyusun naskah drama mereka sendiri berdasarkan cerita yang telah dipilihkan sebelumnya, seperti Snow White, Cinderella, Hansel and Gretel dan dongeng klasik lainnya. Meskipun alur cerita sudah dikenal, para peserta didik diberi kebebasan untuk mengembangkan dialog versi mereka sendiri. Mereka berdiskusi, menyusun kalimat dalam Bahasa Inggris, memilih kosakata yang sesuai, serta menyesuaikan ekspresi untuk setiap karakter.

Proses ini menjadi pengalaman belajar yang sangat bermakna. Peserta didik tidak hanya berlatih menulis (writing), tetapi juga mengembangkan kemampuan berbicara (speaking), pelafalan (pronunciation), serta intonasi yang tepat. Dalam setiap latihan, mereka belajar menghayati karakter, memahami emosi tokoh, dan menyampaikan dialog dengan penuh ekspresi. Kerja sama tim pun semakin terasah karena setiap anggota memiliki peran penting dalam keberhasilan penampilan kelompoknya.

Pada akhir pertemuan di bulan Januari, masing-masing kelompok menampilkan drama versi mereka di hadapan teman-teman lainnya. Penampilan tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Beberapa peserta didik tampil begitu menghayati perannya. Ada yang menunjukkan ekspresi marah penuh emosi seperti sang Ratu, ada yang tampil lembut dan ceria seperti Snow White, dan ada pula yang percaya diri memerankan karakter pendukung lainnya. Penggunaan properti dan kostum yang sesuai dengan cerita membuat pertunjukan semakin hidup dan menarik.

Kreativitas peserta didik sangat terlihat dalam penyusunan dialog dan pengembangan adegan. Mereka mampu menyampaikan percakapan yang mengalir secara natural dalam Bahasa Inggris. Kepercayaan diri mereka pun semakin tumbuh saat berdiri di depan teman-temannya.

Tidak kalah penting, peserta didik yang berperan sebagai penonton juga menunjukkan sikap yang luar biasa. Mereka menyimak dengan penuh perhatian, memberikan tepuk tangan meriah, serta memberikan dukungan kepada teman-teman yang sedang tampil. Suasana saling menghargai dan mendukung ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik.

Selain kegiatan drama untuk kelas III dan IV, peserta didik kelas V dan VI juga mengikuti kegiatan yang tidak kalah menarik, yaitu membuat poster promosi sekolah dalam Bahasa Inggris. Dalam kegiatan ini, peserta didik diminta merancang poster yang kreatif, berwarna, dan informatif. Mereka menuliskan berbagai keterangan mengenai keunggulan sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, fasilitas, serta program-program unggulan yang dapat menjadi daya tarik promosi. Melalui kegiatan ini, peserta didik berlatih menyusun kalimat persuasif dalam Bahasa Inggris sekaligus mengembangkan kemampuan desain dan kreativitas visual mereka. Hasil poster yang dibuat menunjukkan ide-ide segar dan kebanggaan peserta didik terhadap sekolahnya.

Sementara itu, peserta didik kelas I dan II mengikuti kegiatan membuat kartu Valentine. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas peserta didik sekaligus mengajarkan nilai cinta kasih kepada sesama. Anak-anak membuat kartu yang dihias dengan warna-warna cerah, gambar hati, serta berbagai ornamen menarik. Di dalam kartu tersebut, mereka menuliskan pesan cinta sederhana dalam Bahasa Inggris, seperti “I love my friends”, “You are my best friend”, atau “God loves you”. Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar bahwa Bahasa Inggris dapat digunakan untuk menyampaikan pesan kebaikan dan kasih sayang kepada orang-orang di sekitar mereka.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, English Club menjadi wadah yang tidak hanya mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris saja, tetapi juga melatih kreativitas, kerja sama, keberanian, serta rasa percaya diri peserta didik. Baik melalui drama maupun pembuatan poster promosi dan kartu ucapan, peserta didik belajar bahwa Bahasa Inggris dapat digunakan secara nyata dan menyenangkan dalam berbagai bentuk karya. English is not just a subject, it is a stage to express yourself. From scripts to stage, from poster to hearts, we grow together. –

(Desiana Fidyanti S)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *